Skip to main content

9 hal penting untuk membuat proposal penelitian

Sembilan hal penting untuk membuat PROPOSAL Penelitian menuju keberhasilan

A. ALASAN
Alasan atau argumentasi ini sangat diperlukan untuk (a) mencegah kegiatan penelitian yang tidak potensial, dan (b) untuk memecahkan masalah (tidak mencapai tujuan) Beberapa hal penting dalam alasan sebagai magic pertama adalah:
1.      Alasan rasional
2.      Mengapa penelitian tersebut penting dilakukan (urgency)
3.      Apa masalah pokoknya, dan bagaimana nanti untuk konseptual framework nya.
4.      Relevansinya terhadap (kebijakan, program) departemen dan sebagainya
5.      Analisa masalahnya bagaimana
6.      Analisa tentang isu/kebijakan, (informasi) yang akan menuntun kepada penspisifikasian tujuan
7.      Apa yang akan dipertanyakan, sehingga sungguh-sungguh diperlukan untuk diteliti.

B. KONTEKS
Konteks sangat berguna untuk memperkaya atau memperbaiki pengeta-huan peneliti, latar belakang pengalaman atau dasar-dasar untuk pendekatan yang akan dilakukan. Beberapa hal yang berkaitan dengan Konteks diantaranya adalah:
  1. Mengacu pada usaha-usaha penelitian serupa (keadaan, situasi kecenderungan, konsep metode dan  hasil);
  2. Mengacu pada situasi/keadaan atau daerah, waktu, sistem, kebijakan tertentu dan sebagainya.
  3. Untuk catatan, janganlah menggunakan konsep-konsep yang harus diukur yang tidak sesuai dengan permintaan.

C. KERANGKA KONSEPTUAL
Kerangka Konseptual sangat berguna, untuk menegaskan batas-batas secara logis untuk penyelidikan/penelitian (a) dan (b). sebagai petunjuk bagi peneliti untuk memperhitungkan tentang apa yang relevan dan apa yang tidak relevan untuk dipelajari dalam penelitian. Beberapa hal penting dalam kerangka konseptual diantaranya:
  1. Peneliti menyusun sebuah kerangka logis untuk hal yang akan ditelit (apa-apa yang relevan)
  2. Dilengkapi dengan perspektif yang diperoleh dari usaha-usaha atau penelitian sebelumnya, serta konsep-konsep apa yang relevan untuk itu
  3. Meliputi proposisi-proposisi (dugaan-dugaan) yang dianggap sudah diketahui, maupun yang dinyatakan tidak diketahui (sebab itu perlu dukungan penelitian untuk mengetahuinya).
  4. Menspesifikasikan:
    
D. TUJUAN
Dimaksudkan agar proposisi-proposisi (dugaan-dugaan) yang merupakan subjek dan juga metode penelitian yang cocok dengan pelaksanaan penelitian tersebut. Bentuk tujuan penelitian dapat, (a). berbentuk pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab, dan (b). hypotesis-hypotesis apa yang akan diuji sehingga menjadi arah / sasaran penelitian.
  1. Tujuan penelitian merupakan atau menunjukan unit–unit yang seharusnya diobservasi (a) apa yang harus diobservasi (b) dan (c) bagaimana proses pengobservasiannya.
  2. Beberapa hal penting yang perlu diketahui tentang tujuan diantaranya:
    Merupakan sasaran dari penelitian yang akan ditangani. Sebagai acuan, memeriksa sampai seberapa jauh permasalahannya (a), apa permasalahan pokok atau akar permasalahannya (b), apa penyebabnya (c) dan (d) bagaimana kira-kira penanganannya.
  3. Dari kerangka konseptual akan mempermudah penelitian dalam merumuskan tujuan yang akan diinginkan. Artinya, ditarik dari sudah jelasnya kerangka konseptual pertanyaan kita, apalagi yang belum, apa lagi yang ingin dicapai. Itulah tujuan, dengan konsep yang telah benar-benar.
  4. Setelah kiat-kiat proposal dikuasai, sekarang penjabaran proposalnya menjadi rancangan penelitian (Research Design). RESEARCH DESIGN (disain riset) dimulai dari tujuan.
  5. Untuk memantapkan tujuan mantapkan dulu pada pendahuluan, latar belakang, apa saja yang harus dimuat, diantaranya:
  6. Mengungkapkan pokok permasalahan dalam penelitian.
 
E. POPULASI YANG DITELITI
  1. Penentuan unit observasi
  2. Penentuan / penunjukan populasi dari unit yang akan diobservasi / dianalisa
  3. Penentuan/pengadopsian prosedur penelitian dan pengukuran unit-unit untuk (yang akan diobservasi) termasuk Skop atau Ruang lingkup penelitian
  4. Penentuan banyaknya unit yang akan diobservasi
  5. Populasi penelitian sangat berkaitan dengan operasionalisasi dari metodologi atau metode penelitian

  1. Dicari / didapatkan dari siapa? Apakah individu; kelompok tertentu; tokoh masyarakat; lembaga /instansi/ pemerintah, swasta, LSM dan sebagainya), keluarga dan lain-lain
  2. Data yang dikumpulkan, ditentukan populasi yang akan dikaji sampai didapatkan untuk menjawab permasalahan dan tujuan penelitian (a), data yang relevan dan tidak relevan, bisa Perda dan sebagainya.
  3. Makna dari semua populasi yang diteliti adalah makna yang sifatnya prinsif, yang mana suatu metodologi/metode penelitian dioperasionalkan.
F. SPESIFIKASI DATA
Melalui Spesifikasi data akan dapat membantu peneliti untuk BERHATI-HATI untuk tidak mengumpulkan data yang tidak relevan atau tidak digunakan (useless).
Spesifikasi data yang dikumpulkan diantaranya:
1.      Mengidentifikasikan konsep-konsep yang terkandung dalam tujuan penelitian (konsep-konsep).
2.      Menentukan data yang akan dikumpulkan sehubungan dengan populasi.
3.      Dari konsep-konsep ini dikembang-kan definisi operasional penelitian dari
4.      Definisi operasional akan menunjuk pada variabel-variabel dan
5.      Data/informasi apa yang akan dikumpulkan.

Variabel adalah semua objek yang menjadi sasaran penyidikan sebut saja gejala-gejala yang menunjukan variasi, baik dalam jenisnya (a), maupun dalam tingkatannya (b).

G. PENGUMPULAN DATA
Setelah spesifikasi data, tahap pengumpulan data sangat menentukan ukuran besar indeks variabel (a) dan (b). realibilitas data yang akan dikumpulkan. Inti dari tahap Pengumpulan Data adalah:
Menjelaskan prosedur yang akan digunakan untuk pengumpulan data isinya :
  1. Teknik-teknik pengumpulan data yang akan dipakai
  2. Teknik pendekatan yang digunakan (MEAN, MEDIAN dan sebagainya)
  3. Instrumen-instrumen yang akan dipakai (kuantitatif dan kualitatif)
  4. Mendiskripsikan langkah-langkah atau urut-urutan yang harus diikuti dalam pemakaian instrumen (secara rinci)
  5. Hindarkan redaksi-redaksi yang sifatnya statement-statement yang tidak sesuai ujung pangkalnya atau mother hood.
H. ANALISIS
Tahap analisis merupakan TEST RIEL dari sebuah rencana penelitian yang menuntut pemahaman/ penguasaan peneliti untuk memahami lebih dulu beberapa keterbatasan dalam menerapkan kesimpulan-kesimpulan yang akan diambil. Bila data yang dikumpulkan telah ditentukan, peneliti harus:
1.    Mempertimbangkan secara simultan prosedur analisisnya yang sesuai
2.    Bagaimana data akan diklasifikasikan
3.    Pengaturan kedalam variabel-variabel yang ditunjukkan oleh data tsb.
4.    Bagaimana hubungan antara variabel-variabel yang akan ditentukan
5.    Penggunaan program komputer (jika ingin mendalaminya)


I.  PENGADMINISTRASIAN (ORGANISASI)
Setelah peneliti mengetahui atau memutuskan populasi yang akan ditentukan dan digunakan seperti (a) daerah penelitian, (b). hakekat dan jenis data yang akan dikumpulkan; (c). jenis-jenis prosedur yang akan dipakai untuk mengumpulkan dan menganalisa data, peneliti telah mempunyai dasar untuk memutuskan serangkaian keputusan-keputusan Administratif yang Rasional seperti perkiraan biaya (a); Personil (peneliti utama, madya, pembantu peneliti (b); jadwal waktu (c) dan (d). rencana kerja.

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Format Surat Kesalahan Nama Pada Raport dengan Ijazah

hai sob, pada postingan kali ini saya ingin membagikan contoh surat keslahan nama pada raport dengan ijazah PEMERINTAH KABUPATEN _____ UPT PENDIDIKAN ____ KEC. _________ SEKOLAH DASAR NEGERI ________ Alamat : Jl ____________________________________ “Terakreditasi : A” E-mail : _______________   SURAT KETERANGAN NOMOR : 421.1/122/SD/04/2016 Yang bertanda tangan dibawah ini, Kepala Sekolah SD N ..................................menerangkan bahwa : Nama Siswa                             : _________________________ No Induk Siswa                       : _________________________ Tempat dan Tanggal lahir        : _________________________ Nama Orang Tua     ...

RPP MODUL SILABUS TKJ KURIKULUM KTSP DAN KURTILAS

Kurikulum KTSP 1. Download Modul Kelas X TKJ  Semester 1  dan  Semester 2 2. Download Modul Kelas XI TKJ  Sem ester 3  dan  Semester 4 3. Download Modul Kelas XII TKJ  Semester 5  dan  Semester 6 4. Download  RPP TKJ Kelas X, XI dan XII 5. Download  Silabus TKJ Kelas X, XI dan XII Modul TKJ + Silabus TKJ Kurikulum 2013 1. Download  Silabus C1 TKJ 2. Download  Silabus C2 TKJ 3. Download  Silabus C3 TKJ ,  Silabus C3 Multimedia  dan  Silabus C3 RPL 4. Download  Modul C2 Jaringan Dasar Kelas X-1 5. Download  Modul C2 Jaringan Dasar Kelas X-2 6. Download  Modul C2 Pemrograman Web Kelas X-1 7. Download  Modul C2 Pemrograman Web Kelas X-2 8. Download  Modul C2 Simulasi Digital kelas X-1 9. Download  Modul C2 Simulasi Digital kelas X-2 10. Download  Modul C2 Sistem Operasi Kelas X-1 11. Download  Modul C2 Sistem Operasi Kelas X-2 12. Downloa...

ANALISIS PENGGUNAAN SISTEM APLIKASI DAPODIK OPERATOR SEKOLAH KECAMATAN CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL

PENDAHULUAN A.    LATAR BELAKANG Sistem Informasi Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodik)  adalah sistem informasi yang  menangani  data sekolah seperti tenaga kependidikan, peserta didik, periodik, sanitasi, rombongan belajar  dan data sarana-prasarana sekolah.  Sistem ini dibangun dalam rangka data yang berkualitas dan data ini  nantinya akan menentukan kebijakan pemerintah pusat dalam menentukan seperti halnya resio tenaga kependidikan, syarat untuk menentukan tunjangan profesi pendidik (TFG), Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan masih banyak lagi kebijakan-kebijakan pusat yang nantinya akan melakukan pengambilan  data nya dari aplikasi D apodi k , maka dari itu sataun pendidik harus melakukan Input Data maupun Update data sesuai dengan bukti fisik yang ada kedalam Aplikasi Dapodik untuk mendapatkan data yang akurat cepat, lengkap, valid dan up to date, maka Operator Sekolah berperan penting dalam melakukan pendataan dan sekaligus pe...