Skip to main content

PEMERINTAH BENTUK KOMITE NASIONAL GURU

Hasil gambar untuk GAMBAR GURUEfektivitas dan efisiensi belajar dan pembelajaran siswa di sekolah sangat bergantung kepada peran guru. Sejalan dengan tantangan kehidupan global, peran dan tanggung jawab guru pada masa mendatang akan semakin kompleks, sehingga menuntut guru untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian kemampuan profesionalnya.

Permasalahan yang terjadi terkait dengan guru begitu bervariasi mulai dari kebutuhan dan persebaran guru yang dinilai masih belum merata antara daerah yang satu dengan daerah lainya, keluhan akan kekurangan dan kelebihan guru masih menjadi PR yang sampai sekarang belum terselesaikan dengan baik, masalah kesejahteraan guru terkait dengan gaji dan tunjangan-tunjanganya dan masih banyak lagi yang lainya.

Pemerintah akan membentuk komite nasional reformasi tata kelola guru. Rencananya komite ini akan diisi lintas kementerian.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, kemarin Kemendikbud sudah mengadakan rapat bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Agama (Kemenag).

“Kemarin kami rapat khusus soal tata kelola guru karena kami ingin membereskan urusan guru. Harus ada komite karena ini harus lintas kementerian tidak bisa Kemendikbud sendiri yang mengatur,” katanya usai peresmian Belajar Bersama Maestro (BBM) di kantor Kemendikbud, Kamis, 25 Juni.
Anies menjelaskan, komite ini dibuat karena pemerintah melihat Surat Keputusan Bersama (SKB) 5 Menteri tentang Distribusi Guru yang dibentuk 2011 lalu menuai banyak masalah di lapangan. Anies berujar, yang terjadi adalah rekrutmen guru sangat longgar sehingga pembinaan dan pengawasan guru sangat merepotkan pemerintah kini. Maka pemerintah pun tidak mau hal ini terjadi lagi sehingga SKB akan ditiadakan. Namun peraturan penggantinya masih terus dirumuskan.

Komite tata kelola guru ini akan mengelola empat aspek penting guru yakni menyangkut kinerja, kompetensi, sertifikasi dan penghargaan. Misalnya saja soal sering mandeknya uang sertifikasi guru yang ditransfer ke daerah, maka komite nanti akan membuat petunjuk teknis untuk menyelesaikannya. Lalu soal permintaan formasi karena guru pensiun, maka sinergi dengan Kemenpan dan RB serta pemerintah daerah akan lebih mudah.

“Kalau permintaan formasi kan sama Kemenpan. Nanti pemerintah daerah yang menentukan di mana saja lokasinya. Jadi soal guru ini akan selangkah dengan lintas kementerian,” imbuhnya.
Mendikbud menjelaskan, rencananya komite ini akan dipimpin oleh Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud. Namun unsur yang terlibat di dalamnya akan diisi oleh berbagai pihak. Dia mengungkapkan, sebenarnya pembentukan komite ini sudah digagas sejak dulu namun belum tercapai karena menunggu orang yang tepat yang akan ditunjuk sebagai pemimpin.

“Dengan sudah dibentuknya Ditjen GTK, maka semakin memudahkan pembentukan komite nasional guru ini,” imbuh Anies.

(Sumber : okezone.com)
Demikian berita seputar masalah guru yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat.
Sukses buat guru-guru Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Format Surat Kesalahan Nama Pada Raport dengan Ijazah

hai sob, pada postingan kali ini saya ingin membagikan contoh surat keslahan nama pada raport dengan ijazah PEMERINTAH KABUPATEN _____ UPT PENDIDIKAN ____ KEC. _________ SEKOLAH DASAR NEGERI ________ Alamat : Jl ____________________________________ “Terakreditasi : A” E-mail : _______________   SURAT KETERANGAN NOMOR : 421.1/122/SD/04/2016 Yang bertanda tangan dibawah ini, Kepala Sekolah SD N ..................................menerangkan bahwa : Nama Siswa                             : _________________________ No Induk Siswa                       : _________________________ Tempat dan Tanggal lahir        : _________________________ Nama Orang Tua     ...

RPP MODUL SILABUS TKJ KURIKULUM KTSP DAN KURTILAS

Kurikulum KTSP 1. Download Modul Kelas X TKJ  Semester 1  dan  Semester 2 2. Download Modul Kelas XI TKJ  Sem ester 3  dan  Semester 4 3. Download Modul Kelas XII TKJ  Semester 5  dan  Semester 6 4. Download  RPP TKJ Kelas X, XI dan XII 5. Download  Silabus TKJ Kelas X, XI dan XII Modul TKJ + Silabus TKJ Kurikulum 2013 1. Download  Silabus C1 TKJ 2. Download  Silabus C2 TKJ 3. Download  Silabus C3 TKJ ,  Silabus C3 Multimedia  dan  Silabus C3 RPL 4. Download  Modul C2 Jaringan Dasar Kelas X-1 5. Download  Modul C2 Jaringan Dasar Kelas X-2 6. Download  Modul C2 Pemrograman Web Kelas X-1 7. Download  Modul C2 Pemrograman Web Kelas X-2 8. Download  Modul C2 Simulasi Digital kelas X-1 9. Download  Modul C2 Simulasi Digital kelas X-2 10. Download  Modul C2 Sistem Operasi Kelas X-1 11. Download  Modul C2 Sistem Operasi Kelas X-2 12. Downloa...

ANALISIS PENGGUNAAN SISTEM APLIKASI DAPODIK OPERATOR SEKOLAH KECAMATAN CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR DENGAN PENDEKATAN TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL

PENDAHULUAN A.    LATAR BELAKANG Sistem Informasi Data Pokok Pendidikan Dasar (Dapodik)  adalah sistem informasi yang  menangani  data sekolah seperti tenaga kependidikan, peserta didik, periodik, sanitasi, rombongan belajar  dan data sarana-prasarana sekolah.  Sistem ini dibangun dalam rangka data yang berkualitas dan data ini  nantinya akan menentukan kebijakan pemerintah pusat dalam menentukan seperti halnya resio tenaga kependidikan, syarat untuk menentukan tunjangan profesi pendidik (TFG), Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan masih banyak lagi kebijakan-kebijakan pusat yang nantinya akan melakukan pengambilan  data nya dari aplikasi D apodi k , maka dari itu sataun pendidik harus melakukan Input Data maupun Update data sesuai dengan bukti fisik yang ada kedalam Aplikasi Dapodik untuk mendapatkan data yang akurat cepat, lengkap, valid dan up to date, maka Operator Sekolah berperan penting dalam melakukan pendataan dan sekaligus pe...